
Jika ada tanaman yang bisa dijuluki "ulet namun bermanfaat", menurut saya Pegagan Cina layak menjadi yang terbaik. Tanaman ini tidak pernah saya tanam, tetapi selalu muncul di halaman rumah seperti tamu yang tak diundang. Karena rumah saya bersebelahan dengan rumah kakak yang juga penggemar tanaman seperti saya, akibatnya pegagannya sering "mampir" ke halaman saya tanpa izin.
Awalnya, kakak menceritakan bahwa dia jatuh cinta pada tanaman pegagan setelah melihatnya tumbuh indah di pot rumah temannya. Memang cantik. Jadi dia pun ikut menanamnya. Awalnya ditanam di pot, namun ketika sudah terlalu lebat, ia memindahkannya ke tanah. Setelah dipindahkan ke tanah, pegagan langsung tumbuh liar, cepat, dan luas. Masuk ke pot-pot bunga, merambat ke kebun, apalagi jika musim hujan tiba—benar-benar seperti pasukan yang tak bisa dibendung.
Jika dibersihkan, hanya tersisa satu inci di dalam tanah, ia akan tumbuh kembali. Tidak heran jika saya sering kesal dan membuangnya ke tempat sampah organik—meskipun... ia tetap tumbuh juga di sana.
Tetapi yang menarik, justru tanaman "nakal" ini telah menjadi teman saya sejak masa kuliah tahun 2009. Pada masa itu, setiap kali saya sakit karena kelelahan akibat tugas yang menumpuk atau kesulitan tidur, alih-alih menyarankan mengonsumsi obat dari dokter, ayah selalu menyarankan minum rebusan daun pegagan. Kebetulan ayah menanamnya dalam beberapa pot di halaman rumah. Katanya baik untuk otak, mampu mengurangi stres, membuat tidur lebih nyenyak, dan berfungsi sebagai penghilang depresi alami. Saya bukan penggemar herbal yang konsisten, tapi sesekali saya patuh.
Akhir-akhir ini, ketika usia saya mendekati usia empat puluhan, saya menemukan iklan produk kecantikan yang mengandung daun Pegagan—mulai dari krim hingga kapsul anti-penuaan. Saat itu saya langsung tersenyum, "Oh ternyata tanaman gulma yang sering saya buang ini tidak hanya bermanfaat untuk insomnia seperti yang diceritakan ayah, tapi juga memiliki banyak manfaat untuk kecantikan."
Akhirnya, setiap kali membersihkan halaman, saya tidak lagi membuang semua tanaman yang saya cabut. Saya menyisihkan sejumlah kecil untuk direbus dan diminum hangat-hangat. Rasanya seperti teh biasa tanpa rasa pahit atau rasa aneh lainnya.
Hasilnya? Kulit terasa lebih sehat, lebih lembut, dan terasa lebih kenyal tanpa perlu menggunakannya banyak produk kecantikan. Terlebih saya termasuk wanita yang tidak suka repot dengan rangkaian perawatan kulit yang banyak, tidak mahir berdandan menggunakan make-up, dan lebih memilih menjaga kesehatan kulit dari dalam. Sekarang semakin percaya bahwa daun pegagan memang bukan sekadar tanaman pengganggu di halaman.
Manfaat Pegagan Cina (Centella asiatica) bagi Kesehatan dan KecantikanTernyata manfaat pegagan sudah dikenal secara luas, bahkan sering digunakan sebagai bahan utama produk perawatan kulit yang mahal. Berikut beberapa khasiatnya yang saya kumpulkan dari berbagai sumber:
Kebaikan Pedagang untuk Kesehatan Kulit:
Meningkatkan produksi kolagen membuat kulit lebih kencang dan fleksibel.Mengurangi tampilan luka dan stretch mark.Menangani masalah jerawat serta noda hitam.Mempertahankan kelembapan pada kulit.Mencegah penuaan dini melindungi kulit dari radikal bebas yang mempercepat munculnya keriput.Manfaat untuk Kesehatan Tubuh:
Mengurangi rasa stres dan kecemasanMembantu menenangkan sistem sarafMeningkatkan kualitas tidurMendorong peredaran darah yang lancarMeningkatkan kemampuan kognitif, daya ingat, dan fokusBersifat anti-peradangan alamiMengatasi peradangan yang terjadi di dalam tubuh. PenutupDulunya saya hanya melihat pegagan sebagai gulma yang mengganggu, kini justru menjadi rahasia kecil saya untuk memiliki kulit yang lebih sehat dan pikiran yang lebih tenang. Jadi jika halaman rumahmu tiba-tiba tertutupi oleh pegagan, jangan terburu-buru merasa kesal dan menghilangkannya secara total. Siapa tahu hal itu justru merupakan tanda bahwa tubuhmu sedang "diberi" obat herbal gratis.
Jika ingin mencoba, tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Terlebih jika sedang dalam kondisi hamil atau menyusui. Meskipun termasuk minuman herbal, bukan berarti tanpa risiko. Namun sampai saat ini saya bersyukur dalam keadaan baik dan tidak mengalami efek samping apa pun.
Semoga bermanfaat.
Post a Comment