
Kota-Kota di Sumatera yang Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Beberapa kota di Sumatera yang dulu jarang terdengar kini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Setelah pandemi, geliat ekonomi di kawasan ini semakin terasa. Bahkan, beberapa kota mulai menyaingi kota-kota besar yang selama ini dominan.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), lima kota di Sumatera mencatat pertumbuhan ekonomi paling pesat dalam empat tahun terakhir, diukur dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Berikut adalah daftar kota-kota tersebut:
1. Pangkal Pinang – Si Kecil yang Tumbuh Cepat
Sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pangkal Pinang tumbuh rata-rata 5,3% per tahun. Sektor pendidikan serta informasi dan komunikasi menjadi penggerak utama, meski industri pengolahan sempat menurun. Dengan PDRB sebesar Rp18 triliun, kota ini kini menempati posisi ke-13 ekonomi terbesar di Sumatera—dan punya potensi untuk menembus 10 besar!
2. Pekanbaru – Kota Dagang yang Berkembang Pesat
Pekanbaru dikenal sebagai kota perdagangan, dengan pertumbuhan sebesar 5,6% per tahun. PDRB sebesar Rp171 triliun membuatnya menjadi urutan keempat ekonomi terbesar Sumatera. Sektor akomodasi, makanan-minuman, dan administrasi pemerintahan berkembang pesat, sementara perdagangan dan konstruksi tetap menjadi tulang punggung ekonomi.
3. Dumai – Kota Energi dan Industri
Dumai, meski bukan ibu kota provinsi, berhasil menjadi kota dengan ekonomi terbesar kedelapan di Sumatera. Pertumbuhannya mencapai 5,8% per tahun, dengan PDRB sebesar Rp52 triliun. Sektor akomodasi, pengelolaan sampah, dan daur ulang tumbuh cepat, sementara industri pengolahan dan konstruksi tetap dominan.
4. Jambi – Potensi Baru di Sumatera Timur
Sebagai ibu kota Provinsi Jambi, kota ini tumbuh rata-rata 5,9% per tahun, dengan PDRB pada 2024 mencapai Rp43 triliun. Sektor akomodasi, makanan-minuman, dan jasa perusahaan menunjukkan pertumbuhan paling signifikan, sementara industri pengolahan dan perdagangan tetap menjadi penggerak utama.
5. Batam – Raja Ekonomi Sumatera Timur
Batam menempati posisi teratas dengan pertumbuhan sebesar 6,3% per tahun, mencatat PDRB sebesar Rp230 triliun pada 2024. Kota terbesar di Kepulauan Riau ini menjadi ekonomi terbesar kedua di Sumatera setelah Medan. Industri, konstruksi, kesehatan, kegiatan sosial, dan administrasi pemerintahan tumbuh pesat, menjadikan Batam sebagai pusat ekonomi yang sulit ditandingi.
Perubahan Peta Ekonomi Sumatera
Melihat tren ini, peta ekonomi Sumatera perlahan berubah. Kota-kota yang dulu dianggap “pemain baru” kini mulai menunjukkan taringnya. Tidak menutup kemungkinan beberapa tahun ke depan, mereka bisa menyaingi bahkan menggeser kota-kota besar yang lebih dulu mapan.
Kota-kota seperti Pangkal Pinang, Pekanbaru, Dumai, Jambi, dan Batam menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya terjadi di kota-kota besar. Mereka membuktikan bahwa potensi ekonomi bisa muncul dari mana saja, asalkan didukung oleh strategi yang tepat dan sumber daya yang optimal.
Post a Comment