Hi!Pontianak - Dua remaja di Ketapang, Kalimantan Barat melakukan perampokan terhadap seorang lanjut usia menggunakan metode pura-pura minta izin ke kamar mandi. Insiden tersebut dimulai ketika salah satu dari mereka, yaitu SM (26 tahun), menyatakan ingin menggunakannya sebagai tempat buang air di rumah si korban bernama D (berumur 63 tahun). Setelah berhasil masuk, dia kemudian melilit leher korban hingga pingsan sambil memintanya memberikan uang senilai Rp 1 juta. Sedangkan rekannya yang lain, yakni H (25 tahun) ditempatkan untuk menjaga situasi dan menunggu di sebuah kedai dekat lokasi itu.

"Insiden tersebut berlangsung pada Selasa, tanggal 27 Mei 2025 sekitar pukul 20:00 Waktu Indonesia Bagian Barat. Berdasarkan laporan dari korban, tersangka memasuki kediaman korban dengan dalih ingin menggunakan toilet. Tanpa sedikitpun keraguan dan tetap bersikap sopan, sang pemilik rumah membimbing tersangka ke bagian dalam tempat tinggal mereka. Begitu sampai di lokasi, si penyerang secara tiba-tiba menawan korban demi mendapatkan tebusan senilai satu juta rupiah," papar Kapolres Ketapang AKBP Setiadi lewat pernyataan Kapolsek Tumbang Titi, IPTU Made Adnyana, Kamis, 28 Mei 2025.

Orang yang teriak mendapatkan perhatian penduduk setempat, ratusan orang bergegas datang dan menghentikan sang penjahat yang sedang berusaha kabur. Penyerang itu pun jadi target kemarahan kerumunan sampai pada akhirnya dia dapat dijaga dengan baik oleh personel dari Sub Sektor Sungai Melayu Rayak.

"Kami mendapat informasi dari penduduk dan langsung menuju tempat kejadian. Ketika sampai di sana, kondisi pelaku SM sangat memprihatinkan. Kedua belah pihak saat ini sudah kita amankan, namun untuk pelaku SM sendiri dia sudah dibawa ke puskesmas terdekat guna mendapatkan penanganan medis sebelum proses penyelidikan selanjutnya," jelas IPTU Made.

Post a Comment

Previous Post Next Post